Koyo, Obat Luar dengan Banyak Manfaat

 

Koyo merupakan salah satu cara penyembuhan yang praktis dan mudah. Koyo biasanya dipakai dengan menempelkannya di bagian tubuh yang terasa nyeri.

Publikasi Pengetahuan Masyarakat tentang Transdermal Patch Koyo Antinyeri sebagai Obat Analgesik Eksternal dari https://www.beritague.com/ menyatakan koyo sebagai patch perekat obat yang ditempatkan pada kulit (transdermal patch) yang biasa digunakan untuk meringankan rasa nyeri pada penyakit tertentu seperti kepala pusing, sakit gigi, meriang, demam, pegal dan sebagainya.

Di dalam koyo, terdapat berbagai macam kandungan. Tetapi pemberi sensasi dingin dan panas di dalam koyo adalah biofreeze dan icy hot. Kedua zat ini pemberi sifat panas dan dingin yang diakibatkan oleh alkohol.

Kandungan lainnya adalah bengay dan aspercreme, yakni zat yang mengandung salisilat yang berfungsi mengurangi peradangan pada sendi. Koyo juga mengandung capzasin dan zostrix yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri jika ditempelkan di permukaan kulit.

Mengutip publikasi Pengetahuan Masyarakat tentang Transdermal Patch Koyo Antinyeri sebagai Obat Analgesik Eksternal, walau koyo memiliki banyak kandungan yang bermanfaat, tetapi koyo juga memiliki efek samping yang umum terjadi. Efek sampingnya adalah terjadinya iritasi kulit karena adanya alergi, rasa terbakar, dan gatal.

Jika kulit orang yang menggunakan koyo sensitif, akan sangat berbahaya bila reaksi alergi kulit semakin parah setelah menggunakan koyo. Lazimnya orang alergi akan mengalami kemerahan pada area kulit sehingga bisa menyebabkan kulit melepuh di area kulit yang ditempeli koyo.

Koyo pertama kali muncul puluhan tahun yang lalu saat masyarakat Jepang menggunakan koyo therma MORI-NO-KI. Ini temuan baru untuk terapi detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh berdasarkan refleksiologi kaki dengan menggunakan herbal alami.

Koyo therma MORI-NO-KI berfungsi untuk menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah dan metabolisme tubuh seperti gangguan fungsi ginjal, sakit persendian, rematik, susah tidur, obesitas, diabetes, kolesterol, hingga stroke.

Koyo MORI-NO-KI diciptakan oleh pakar kesehatan Jepang melalui riset selama puluhan tahun dengan menggunakan perpaduan ilmu pengobatan dari timur, yakni akupuntur serta ilmu kedokteran dari benua barat.

Di dalam tubuh manusia, koyo bekerja dengan mengikuti aliran yang melalui 12 jalur meridian, 6 di antaranya mengalir melaui organ utama tubuh dan 6 sisanya berjalan melalui lengan tangan. Keenam meridian yang berjalan melalui organ utama tubuh tersebut juga mengalir melalui anggota tubuh kaki.

 

Awal Mula Koyo Ditemukan, Tinggal Pilih yang Koyo Cabai Panas atau Hangat

 

Koyo merupakan salah satu alat kesehatan yang bisa digunakan untuk meringankan rasa nyeri pada penyakit tertentu seperti kepala pusing, sakit gigi, meriang, demam, pegal dan sebagainya. Secara tradisional memang mulanya koyo digunakan sebagai bahan herbal untuk pembuatan obat. Namun seiring berkembangnya zaman koyo saat ini banyak dipakai secara komersil sebagai sintesis kimia. Oleh karena itu koyo sekarang dimasukan dalam jenis obat semi tradisional.

Dilansir dari journal.unair.ac.id puluhan tahun yang lalu masyarakat Jepang menggunakan koyo therma MORI-NO-KI yang merupakan penemuan terapi detoksifikasi (mengeluarkan racun dari dalam tubuh) berdasarkan refleksiologi kaki dengan menggunakan herbal alami.

Koyo therma MORI-NO-KI diciptakan oleh pakar kesehatan jepang lewat riset selama puluhan tahun dengan menggunakan perpaduan ilmu pengobatan dari benua timur yaitu akupuntur serta ilmu kedokteran sari benua barat. Koyo therma MORI-NO-KI berfungsi untuk menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah dan metabolisme tubuh seperti gangguan fungsi ginjal, sakit persendian, rematik, susah tidur, obesitas, diabetes, kolesterol, hingga stroke.

Kemudian lambat laun perkembangan koyo semakin pesat. Bahkan, banyak dijumpai di berbagai negara. Perkembangan koyo sangat cepat dikarenakan masyarakat sangat mempercayai khasiatnya.

Terlebih lagi, Koyo saat ini sudah mempunyai beberapa jenis seperti koyo cabai, koyo pereda nyeri, koyo pelangsing, dan lain-lain.

Penemuan terapi detoksifikasi (mengeluarkan racun dari tubuh) dengan koyo herbal alami ternyata telah membantu kehidupan berjuta manusia di dunia.

Dalam tubuh manusia, aliran kerja koyo berjalan melalui 12 jalur meridian, 6 di antaranya mengalir melaui organ utama tubuh dan 6 sisanya berjalan melalui lengan tangan. Lalu, yang menarik lagi yaitu keenam meridian yang berjalan melalui organ utama tubuh ternyata juga mengalir melalui organ kaki.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *